Travelling atau plesiran telah menjadi gaya hidup masyarakat modern. Backpacker merupakan salah satu gaya travelling diantara beragam gaya traveling lainnya. Nah, mau tahu apa alasan seseorang memilih travelling dengan gaya backpacker, kesalahan umum traveller backpacker pemula, dan tips backpackeran? Silakan simak terus artikel ini sampai tuntas!

Apa Itu Backpacker?

Istilah backpacker telah digunakan secara umum dalam travelling. Kata ini mengacu pada seseorang atau serombongan orang yang melakukan perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya dengan biaya seminim mungkin. Semua disusun dalam itinerary (rencana perjalanan), perincian dana, perlengkapan, tujuan perjalanan, serta akomodasi dan transportasi sesuai dana – beruntung jika bisa mendapatkan diskon tiket pesawat, kereta, bis, dll.

Seorang backpacker harus selalu siap mental menghadapi berbagai hal di lapangan. Contohnya, naik kendaraan umum yang penuh, tidur di sembarang tempat, dan membawa barang yang hanya diperlukannya (smartphone, kamera, pakaian, dll.).

Kenapa Memilih Travelling ala Backpacker?

Ada banyak alasan kenapa seseorang memilih travelling backpacker. Hal itu tentu menjadi keputusan pribadi seseorang yang tidak bisa diganggu gugat. Namun, mungkin saja ia ingin merasakan 10 hal berikut ini.

  1. Menantang diri sendiri | Tidak bisa dipungkiri, travelling dengan gaya backpacker memiliki resikonya sendiri. Banyak hal yang perlu diputuskan dalam perjalanan. Disinilah letak daya tariknya, teman-teman bisa menantang diri sendiri untuk memutuskan segala sesuatunya sendiri atau dengan partner jika ada. Satu keputusan kecil ikut menentukan berhasil atau tidaknya perjalanan.
  2. Murah | Seseorang yang melakukan backpacker bisa menyesuaikan bujet sesuai dompet. Tinggal dipilih saja tempat makan murah, hotel murah, transportasi murah dengan – diskon tiket pesawat, bis, dan kereta.
  3. Berbaur dengan banyak orang | Backpacker memungkinkan seseorang bertemu dengan banyak orang selama di perjalanan. Ini membuatnya bisa berbaur dan berkomunikasi dengan orang-orang baru.
  4. Lebih banyak improvisasi | Seperti disebutkan sebelumnya, untuk bisa sukses backpackeran, seseorang memang harus merencanakan semuanya. Tapi dalam kenyataannya bisa saja semuanya berubah. Mau tak mau ia harus berimprovisasi.
  5. Tak ada batasan waktu | Seorang backpacker bisa berada di satu tempat dalam waktu lebih lama. Jika bosan, tinggal pergi dan mencari tujuan lain.
  6. Lebih banyak pilihan | Travelling dengan gaya backpacker memiliki lebih banyak pilihan tempat wisata sesuai keinginan.
  7. Sensasi penuh ketidakpastian | Coba bayangkan, ketika teman-teman berplesiran backpacker, tiba-tiba kebingungan mau kemana dan tidak tahu harus bertanya pada siapa. Tentu teman-teman akan merenung sebentar. Inilah sensasi dari ketidakpastian yang bisa didapatkan.
  8. Tak berpacu pada schedule | Siapapun tahu ketika seseorang pergi plesir sendirian secara otomatis ia bebas pergi kemanapun, pulang jam berapa pun, tak perlu tunduk pada jadwal.

7 Kesalahan Traveller Backpacker Pemula

Bagaimana sudah siap melakukan travelling gaya backpacker pertamamu? Eits, tunggu dulu! Walaupun teman-teman bisa melakukan semua sambil jalan, tapi teman-teman tetap wajib menghindari kesalahan. Apa saja sih kesalahan yang umum dilakukan traveller pemula? Berikut penjelasannya!

  1. Teman-teman mungkin merasa sudah siap, padahal referensi yang dimiliki masih sedikit. Travelling backpacker berbeda dengan travelling yang memakai agen travel. Teman-teman wajib memiliki referensi yang lebih banyak. Tidak hanya tempat tujuannya saja, tapi letak geografis tujuan, bahasa, adat-istiadat, sejarah, dll.
  2. Teman-teman jangan hanya menghabiskan waktu di penginapan saja. Jalan-jalanlah. Bertemulah dengan orang-orang. Tidak ada yang melarang. Justru itu yang menjadikan backpacker lebih menarik.
  3. Pamer. Memang mengasyikkan plesiran backpacker dengan gadget canggih, tapi ingatlah selalu bahwa teman-teman berada di tempat asing yang tidak dikenal. Takutnya hal itu malah akan mengundang kejahatan.
  4. Kehabisan duit. Ada dua cara menyimpan duit yang direkomendasikan. Ambil melalui ATM dan simpan duit cash untuk keperluan mendadak – entah itu hilang atau dicuri. Selalu siapkan rencana B untuk satu ini.
  5. Teman-teman sebaiknya tidak mabuk. Memang mungkin itu salah satu cara menghilangkan stres, tapi demi keselamatan diri dan penghematan uang, lebih baik tidak begitu kan?
  6. Jangan terlalu sering buka sosmed, fokuslah pada perjalanan teman-teman. Nikmatilah perjalanan.
  7. Jangan abaikan nasehat teman, terutama teman yang sudah pernah melakukan travelling ke lokasi tujuan yang sama dengan teman-teman. Ada baiknya teman-teman meminta saran sebelum melakukan perjalanan. Siapa tahu ada pengalaman berharga yang bisa dijadikan pegangan.

Tips Travelling Backpacker

Sekarang teman-teman sudah memiliki alasan dan tahu kesalahan umum ketika travelling backpacker. Apakah itu berarti teman-teman sudah bisa melakukannya? Ya, pada dasarnya, ketika teman-teman sudah siap, maka itu waktunya bagi teman-teman untuk mulai melakukan perjalanan. Hanya saja, jika boleh menambahkan, silahkan dibaca terlebih dahulu tips dalam travelling backpacker.

  1. Teman-teman sebaiknya melakukan backpacker tidak di waktu liburan. Lebih baik hari biasa saja. Hal ini agar teman-teman bisa mendapatkan promo atau diskon tiket pesawat, kamar hotel lebih murah, dan lain sebagainya. Umumnya, tiket masuk tempat wisata juga lebih murah di hari biasa.
  2. Jangan lupakan camilan. Yang namanya backpacker kadang tidak bisa ditentukan berapa waktu yang dibutuhkan. Teman-teman mungkin tepat waktu bisa juga ngaret karena tersesat. Nah supaya perut tetap ada isinya, sediakan camilan di tas.
  3. Bawa air putih yang cukup untuk minum. Manfaat air putih sangat banyak – bisa mencegah dehidrasi dan irit jika sedang makan karena tidak perlu beli minum.
  4. Tetap terkoneksi dengan internet, agar bisa mencari tahu arah (GPS) dan mencari tahu apa yang sedang terjadi di sekeliling teman-teman.
  5. Bawa barang seperlunya. Yap, teman-teman tidak perlu membawa tas besar yang malah bikin repot ya. Lagipula jika teman-teman membawa tas besar malah akan mudah capek dan kesulitan mengambil barang. Perjalanan pun jadi tidak efektif.
  6. Bersiaplah mendapatkan pengalaman tak terduga ketika backpackeran. Hal ini karena teman-teman mendapat semua – bertemu orang-orang baru, mencari jalan, menyantap makanan yang belum pernah dicicipi bahkan belum pernah dilihat, dsb.
  7. Kenakan sepatu yang nyaman buat jalan-jalan. Jangan gunakan sepatu berhak tinggi atau apapun yang membuat kaki teman-teman gampang pegal. Ketika kaki teman-teman sudah pegal, maka sulit untuk menikmati sebuah perjalanan. Pakai saja sepatu kets atau sandal.
  8. Sebelum berangkat travelling backpacker, silahkan teman-teman memfotokopi paspor. Hal ini untuk cadangan seandainya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
  9. Siapkan uang receh dan letakkan di tempat yang mudah dijangkau. Mungkin jika melakukannya, teman-teman akan dijuluki orang kaya, karena menyimpan uang receh saja di tempat yang sulit dijangkau. Lagipula dengan menyimpan di tempat yang terjangkau, teman-teman akan mudah mengambil dan menggunakannya.

Demikianlah cara memanfaatkan diskon tiket pesawat untuk perjalanan travelling backpacker. Semoga bermanfaat!